Senin, 08 Juni 2015

Doa Berbuka Puasa dari Hadits Shahih


Pasti kita semua sebagai umat muslim sudah hapal doa berbuka puasa, biasanya di TV, radio, maupun di masjid-masjid dibacakan bahwa doa berbuka puasa adalah sebagai berikut: "Allaahumma laka sumtu wa bika amantu wa 'ala rizqika afthortu..."
”Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”
Doa ini merupakan bagian dari hadits dengan redaksi lengkap sebagai berikut:
  “Dari Mu’adz bin Zuhrah, sesungguhnya telah sampai riwayat kepadanya bahwa sesungguhnya jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berbuka puasa, beliau membaca (doa), ‘Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthortu-ed’ (ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka).”
(Shahih wa Dhaif Sunan Abi Daud, Kitab ash-Shaum, Bab al-Qaul ‘inda al-Ifthar, hadits no. 2358)
Hadits tersebut diriwayatkan oleh Abu Daud, dan dinilai dhaif oleh Syekh al-Albani dalam Shahih wa Dhaif Sunan Abi Daud.
Penulis kitab Tahdzirul Khalan min Riwayatil Hadits hawla Ramadhan menuturkan, “(Hadits ini) diriwayatkan oleh Abu Daud dalam Sunannya (2/316, no. 358). 
Abu Daud berkata, ‘Musaddad telah menyebutkan kepada kami, Hasyim telah menyebutkan kepada kami dari Hushain, dari Mu’adz bin Zuhrah, bahwasanya dia menyampaikan, ‘Sesungguhnya jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berbuka puasa, beliau mengucapkan, ‘Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu.’”(Tahdzirul Khalan min Riwayatil Hadits hawla Ramadhan, hlm. 74-75)
Nah, ternyata ada sebuah hadits yang mungkin kurang termahsyur, tapi derajat haditsnya shahih Sob, mengenai doa berbuka puasa. Itupun doanya sebaiknya dibaca setelah minum air yaa, jadi baca bismillah, pegang gelas minum dengan tangan kanan, dan minumlah terlebih dulu, baru kemudian membaca doa yang diriwayatkan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini:
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ
 “Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah-ed.” 
Artinya: Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki 
(Hadits shahih, Riwayat Abu Daud [2/306, no. 2357] dan selainnya; lihat Shahih al-Jami’: 4/209, no. 4678)

0 comments:

Posting Komentar